kelebihan dan kekurangan media audio
KelebihanDan kekurangan Media Audio Radio : 2. Audio Kaset ( Kaset Pita Magnetic) Audio kaset berupa pita maknetis yang dapat menghasilkan suara jika diputar dalm tape recorder. Alat ini sudah sangat umum dikenal oleh masyarakat sebagai alat ntuk merekam dan memutar rekaman music. Dan untuk media pembelajaran sendiri alat ini cukup efektif dan
PosterKelebihan O Poster dapat dibuat di kertas, kain, kayu, seng dan semacamnya O Pemasangannya bias di kelas, di luar kelas, di pohon, di tepi jalan dan di majalah O &kurannya terserah tergantung kenutuhan O Kekurangan O Media ini tetap O Sulit untuk dipindahkan Media Audio 1. Radio Kelebihan O arganya relatiI murah dan variasi programnya
Disamping beberapa kelebihan , media ini juga memiliki kelemahan sebagai berikut: Sifat komunikasinya satu arah (one way communication). Dengan demikian, sulit bagi para pendengar untuk mendiskusikan Media audio yang lebih banyak menggunakan suara dan bahasa verbal , hanya mungkin dapat dipahami
Kelebihandan Kekurangan Video Conference. Video Conference. Video conference adalah sarana interaktif yang real time untuk perusahaan, mahasiswa dan individu untuk berkomunikasi melalui audio, video dan teknologi komputer di zona waktu yang sama namun lokasi yang berbeda. Pada prinsipnya, ini merupakan koneksi langsung antara orang-orang di
Setidaknya ada dua jenis media elektronik yang umum digunakan sebagai media promosi, yaitu televisi dan radio. Kelebihan televisi adalah dapat menayangkan teks, gambar, audio, dan video dalam waktu yang bersamaan. Media televisi juga sangat merakyat karena hampir semua rumah memilikinya. Orang-orang bisa menonton televisi tanpa perlu membayar.
Site De Rencontre En Belgique Sans Inscription. Media audio visual adalah salah satu media yang dipat dipergunakan untuk kegiatan pembelajaran, meskipun begitu ada perbedaan pendapat dari para ahli mengenai pengertian, kelebihan dan kekurangan serta manfaatnya. Pengertian Media Audio Visual, Kelebihan dan Kekurangan serta Manfaatnya diuraikan oleh para ahli dengan panjang lebar. Pengertian Media Audio Visual Menurut Marshall Meluhan 2008 99 adalah bentuk perantara audio visual yang digunakan oleh manusia untuk menyampaikan atau menyebar ide, gagasan, atau pendapat sehingga ide, pendapat atau gagasan yang dikemukakan itu sampai kepada penerima yang dituju. Media pembelajaran audio visual juga dapat berarti media pengajaran dan media pendidikan yang mengaktifkan mata dan telinga peserta didik dalam waktu proses belajar mengajar berlangsung. Media Audio Visual yaitu jenis media yang selain mengandung unsur suara juga mengandung unsur gambar yang dapat dilihat, seperti rekaman video, berbagai ukuran film, slide suara, dan lain sebagainya. Kemampuan media ini dianggap lebih baik dan lebih menarik, sebab mengandung kedua unsur jenis media yang pertama dan kedua. Dalam proses belajar mengajar kehadiran media mempunyai arti yang cukup penting. Karena dalam kegiatan tersebut ketidakjelasan bahan yang akan disampaikan dapat dibantu dengan menghadirkan media sebagai perantara. Salah satu teknologi dalam proses pengajaran itu adalah memilih media pembelajaran. Media pembelajaran menurut Rossi dan Breidle adalah seluruh alat dan bahan yang dapat dipakai untuk tujuan pendidikan, seperti radio, televisi, buku, koran, majalah, dan sebagainya. Media pembelajaran inilah yang akan membantu memudahkan siswa dalam mencerna informasi pengetahuan yang disampaikan. Media pembelajaran menurut karakteristik pembangkit rangsangan indera dapat berbentuk Audio suara, Visual gambar, maupun Audio Visual. Menurut Basyirudin Usman 200199, mengklasifikasikan ciri utama media pada tiga unsur pokok yaitu suara, visual, dan gerak. Bentuk visual itu sendiri dibedakan lagi pada tiga bentuk, yaitu gambar visual, garis linier graphic dan symbol. Seperti umumnya media sejenis media audio visual mempunyai tingkat efektifitas yang cukup tinggi, menurut riset, rata-rata diatas 60% sampai 80%. Pengajaran melalui audio visual jelas bercirikan pemakaian perangkat keras selama proses belajar, seperti mesin proyektor film, televisi, tape recorder dan proyektor visual yang lebar. Jadi pengajaran melalui audio visual adalah penggunaan materi yang penyerapannya melalui pandangan dan pendengaran serta tidak seluruhnya tergantung kepada pemahaman kata simbol-simbol yang serupa. Jenis audio visual media ini mempunyai kemampuan yang lebih baik karena meliputi kedua jenis media yang pertama dan kedua. Media ini dibagi menjadi dua Audio visual diam yaitu media yang menampilkan suara dan gambar diam seperti film bingkai suara sound slides, film rangkai suara, cetak suara. Audio visual gerak yaitu media yang dapat menampilkan unsur suara dan gambar yang bergerak seperti film suara dan video-cassette. Kelebihan Media Audio Visual Bahan pengajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh para siswa, dan memungkinkan siswa menguasai tujuan pengajaran lebih baik. Mengajar akan lebih bervariasi, tidak sematamata komunikasi verbal melalui penuturan katakata oleh guru. Sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga apalagi bila guru mengajar untuk setiap jam pelajaran. Siswa lebih banyak melakukan kegiatan belajar, sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tapi juga aktifitas mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, dan lain-lain. Pengajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar. Kelemahan Media Audio Visual Media audio yang lebih banyak menggunakan suara dan bahasa verbal, hanya mungkin dapat dipahami oleh pendengar yang mempunyai tingkat penguasaan kata dan bahasa yang baik. Penyajian materi melalui media audio dapat menimbulkan verbalisme bagi pendengar. Kurang mampu menampilkan detail dari objek yang disajikan secara sempurna. Fungsi Media Pembelajaran Audio Visual Media pembelajaran merupakan bagian penting dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah. Melalui media pembelajaran guru akan lebih mudah dalam menyampaikan materi dan siswa akan lebih terbantu dan mudah belajar. Media pembelajaran adalah perantara yang membawa pesan atau informasi antara sumber dan penerima. Media pembelajaran atau materi pembelajaran secara garis besar terdiri dari pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang harus dipelajari oleh siswa dalam rangka mencapai standar kompetensi yang telah ditentukan Depdiknas, 20064. Media pembelajaran disusun dengan tujuan sebagai berikut Menyediakan media pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan kurikulum dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik, yakni media pembelajaran yang sesuai dengan karakteristik dan setting atau lingkungan sosial peserta didik. Membantu peserta didik dalam memperoleh alternatif bahan ajar di samping buku-buku teks yang terkadang sulit diperoleh. Memudahkan guru dalam melaksanakan pembelajaran. Menurut Arief S. Sadiman, dkk 201184 mengemukakan pemilih media antara lain adalah a bermaksud mendemonstrasikannya seperti halnya pada kuliah tentang media, b merasa sudah akrab dengan media tersebut, misalnya seorang dosen yang sudah terbiasa menggunakan proyektor transparansi, c ingin memberi gambaran atau penjelasan yang lebih konkret, dan d merasa bahwa media dapat berbuat lebih dari yang bisa dilakukan, misalnya untuk menarik minat atau gairah belajar siswa. Sejalan dengan perkembangan teknologi, maka media pembelajaran pun mengalami perkembangan melalui pemanfaatan teknologi itu sendiri. Menurut Azhar Arsyad 2011 71 dalam menerapkan media pembelajarajn hendaknya memperhatikan kriteria-kriteria sebagai berikut Kemampuan mengakomodasikan penyajian stimulus yang tepat visual dan/ atau audio Kemampuan mengakomodasikan respon siswa yang tepat tertulis, audio, dan/ atau kegiatan fisik Kemampuan mengakomodasikan umpan balik Pemilihan media utama dan media sekunder untuk penyajian informasi atau stimulus, dan untuk latihan dan tes sebaiknya latihan dan tes menggunakan media yang sama Tingkat kesenangan preferensi lembaga, guru, dan pelajar dan keefektivan biaya Menurut Azhar Arsyad 201115 fungsi utama media pembelajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru. Sedangkan menurut Hamalik dalam Azhar Arsyad, 2011 bahwa pemakaian media pembelajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. Menurut Arif S. Sadiman, dkk 2011 menyebutkan bahwa kegunaan-kegunaan media pembelajaran yaitu Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera. Penggunaan media pembelajaran yang tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif anak didik. Memberikan perangsang belajar yang sama. Menyamakan pengalaman. Menimbulkan persepsi yang sama. Prinsip relevansi artinya materi pembelajaran hendaknya relevan memiliki keterkaitan dengan pencapaian standar kompetensi dan kompetensi dasar. Prinsip konsistensi artinya adanya keajegan antara bahan ajar dengan kompetensi dasar yang harus dikuasai siswa. Prinsip kecukupan artinya materi yang diajarkan hendaknya cukup memadai dalam membantu siswa menguasai kompetensi dasar yang diajarkan. Materi tidak boleh terlalu sedikit, dan tidak boleh terlalu banyak. Jika terlalu sedikit akan kurang membantu mencapai standar kompetensi dan kompetensi dasar. Sebaliknya, jika terlalu banyak akan membuang-buang waktu dan tenaga yang tidak perlu untuk mempelajarinya Akhmad Sudrajat, 2008
Tiara Dwi Damayanti Eduaksi Tuesday, 30 Nov 2021, 1154 WIB Pengertian Media Kata media berasal dari bahasa Latin, yakni medius yang secara harfiahnya berarti tengah, pengantar, atau perantara. Dalam bahasa Arab, media disebut wasail bentuk jama dari wasilah yakni sinonim al-wasth yang artinya juga tengah. Kata tengah itu sendiri berarti berada di antara dua sisi, maka disebut juga sebagai perantara atau yang mengantarai kedua sisi tersebut. Menurut Wina Sanjaya 2014, hlm. 73 media berlaku untuk berbagai kegiatan atau usaha, seperti media dalam penyampaian pesan, media pengantar magnet atau panas dalam bidang teknik. Media digunakan dalam bidang pendidikan sehingga istilahnya menjadi media pendidikan. 1. Media Audio Menurut Sadiman 201049 Media audio pembelajaran berkaitan dengan indera pendengaran, pesan yang akan disampaikan dituangkan ke dalam lambang-lambang auditif, baik verbal ke dalam kata-kata/bahasa lisan maupun non verbal. Menurut Hamdani dalam Arum 2015 55 Media audio merupakan media yang mengandung pesan bentuk auditif hanya dapat didengar. Program kaset suara adalah dalam bentuk media audio. Penggunaan media audio ini dapat digunakan dalam pembelajaran pada umumnya. Media audio dalam pembelajaran memiliki kelebihan dan kekurangan. Kelebihan media audio adalah 1 Mampu mengatasi keterbatasan ruang dan memungkinkan menjangkau sasaran yang luas 2 Mampu mengembangkan daya imajinasi pendengar. 3 Mampu memusatkan perhatian siswa pada penggunaan kata, bunyi dan arti dari kata/bunyi itu. 4 Sangat tepat untuk mengajarkan musik dan bahasa, laboratorium bahasa tidak lepas dari media ini terutama untuk melatih listening. 5 Mampu mempengaruhi suasana dan perilaku siswa melalui musik latar dan efek suara. 6 Dapat menyajikan program pendalaman materi yang dibawakan oleh guru atau orang yang memiliki keahlian dibidang tertentu sehingga tema yang dibahas memiliki mutu yang baik dilihat dari segi ilmiah, karena selalu dilengkapi hasil-hasil obervasi dan penelitian. 7 Dapat mengerjakan hal-hal tertentu yang sulit dikerjakan oleh guru, yakni menyajikan pengalaman -pengalaman dunia luar, ke dalam kelas sehingga media audio memungkinkan untuk menghadirkan hal-hal yang aktual dan dengan demikian dapat memberikan suasana kesegaran pada sebagian topik yang dibahas. 2. Media Visual Media visual yaitu media yang hanya dapat dilihat saja, tidak mengandung unsur suara. Yang termasuk ke dalam media ini adalah film slide, foto, transparansi, lukisan, gambar dan berbagai bentuk bahan yang dicetak seperti media grafis. Media visual menurut Kusnadi dan Sutjipto 2011, tak jauh berbeda dengan media berbasis cetak atau gambar. Media gambar itu merupakan alat peraga yang termasuk alat media visual. Penggunaan media visual ini dirancang dengan keterampilan sendiri yang harus disesuaikan dengan materi yang akan disampaikan pembelajaran. Penggunaan media visual memiliki kelebihan seperti halnya 1 Membantu siswa dalam memahami materi 2 Membuat siswa untuk berpikir lebih kritis 3 Efisiensi materi pembelajaran 4 Menumbuhkan minat dan motivasi belajar siswa 5 Meningkatkan daya tarik siswa atas materi pembelajaran 6 Lebih mudah diaplikasikan. 3. Media Audiovisual Media audio visual merupakan salah satu-satunya jenis media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Menurut Arsyad 2016 media audio visual adalah media yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dengan melibatkan pendengaran dan penglihatan sekaligus dalam suatu kegiatan atau proses. Pesan dan informasi yang dapat disalurkan melalui media ini dapat berupa pesan verbal dan nonverbal yang mengandalkan baik penglihatan maupun pendengaran. Beberapa contoh media audio visual adalah film, video, program TV dan lain-lain. visual yaitu media yang dapat dilihat sekaligus dapat didengar, seperti film bersuara, video, televisi, dan sound slide. Arsyad 2011, hlm. 31 mengemukakan bahwa media audio visual memiliki karakteristik sebagai berikut. 1 Mereka biasanya bersifat linear. 2 Mereka biasanya menyajikan visual yang dinamis. 3 Mereka digunakan dengan cara yang telah ditetapkan sebelumnya oleh perancang/pembuatnya. 4 Mereka merupakan gambaran fisik dari gagasan real atau abstrak. 5 Mereka dikembangkan menurut prinsip psikologis behaviorisme dan kognitif. 6 Umumnya mereka berorientasi pada guru dengan tingkat pelibatan interaktif murid yang rendah. Menurut Suryani dalam Listiana, 2019 terdapat beberapa kelebihan dalam media audiovisual yaitu 1 Lebih efektif digunakan dalam proses belajar karena mampu memberikan pelayanan secara auditif maupun visual. 2 Mampu memberikan pengalaman yang lebih nyata dibandingkan jika melalui media audio maupun visual. 3 Cepat dalam memahami informasi yang diberikan karena siswa tidak hanya mendengarkan tetapi melihat langsung, tidak hanya diangan-angan. 4 Lebih menarik dan menyenangkan. Disusun oleh Tiara Dwi Damayanti Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purworejo media mediaaudio visual Disclaimer Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku UU Pers, UU ITE, dan KUHP. Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel. Berita Terkait Terpopuler di Eduaksi
Kelebihan dan Kelemahan Media Pembelajaran Audio Beserta Referensinya Pada kesempatan kali ini akan menebar ilmu tentang Kelebihan dan Kelemahan Media Pembelajaran Audio yang dilengkapi dengan referensi bukunya. Apa Kelebihan dari media pembelajaran Audio? dan Apa kekurangan dari media pembelajaran audio? untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari kita pelajari ilmunya di bawah ini. Kelebihan Media Pembelajaran Audio Beberapa kelebihan yang dapat diambil dengan menggunakan media ini di antaranya Dengan menggunakan alat perekam, program audio digunakan sesui dengan kebutuhan pendengar/ pemakai. Misalnya , pemakaian audio untuk belajar bahasa inggris yang pemakaiannya dapat dilaksanalkan kapan dan dimana saja. Media audio dapat melatih siswa untuk mengembangkan daya imajinasi yang abstrak. Media audio dapat merangsang partisipasi aktif para pendengar, misalnya sambil mendengar siaran , siswa dapat melakukan kegiatan-kegiatan lain yang menunjang terhadap pencapian tujuan. Program audio dapat menggugah rasa ingin tahu siswa tentang sesuatu sehingga dapat merangsang kraetifitas. Media audio dapat menanamkan nilai – nilai dan sikap positif terhadap para pendengar yang sulit dicapai dengan media lain. Media audio dapat menyajikan laporan-laporan yang actual dan orisional yang sulit dapat dicapai dengan media lain. Program audio dapat mengatasi batasan waktu serta jangkauan yang sangat luas.[1] Baca juga Fungsi dan Manfaat Media Pembelajaran Kelemahan Media Pembelajaran Audio Di samping beberapa kelebihan , media ini juga memiliki kelemahan sebagai berikut Sifat komunikasinya satu arah one way communication. Dengan demikian, sulit bagi para pendengar untuk mendiskusikan hal-hal yang sulit dipahami. Untuk mengurangi kelemahan tersebut bisa diatasi dengan menggunakan telepon. Media audio yang lebih banyak menggunakan suara dan bahasa verbal , hanya mungkin dapat dipahami oleh pendengar yang mempunyai tingkat penguasaan kata dan bahasa yang baik. Media audio hanya akan mampu melayanisecara baik untuk mereka yang sudah mampu berfikir abstrak. Penyajian materi melalui media audio dapat menimbulkan verbalisme pendengar. Media audio yang menggunakan program siaran radio, biasanya dilaksanakan serempak dan terpusat , sehingga sulit untuk melakukan pengontrolan.[2] Referensi Buku [1] Wina Sanjaya, Perencanaan & Desain Sistem Pembelajaran, Jakarta Kencana, 2015, cet. ke-7, hlm. 216-217. [2] Ibid, hlm. 217.
15 jenis bahan ajar noncetak yang didalamnya mengandung suatu sistem yang menggunakan sinyal audio secara langsung, yang dapat dimainkan atau diperdengarkan oleh pendidik kepada peserta didiknya guna membantu mereka dalam menguasai kompetensi tertentu. 4. Kelebihan dan Kelemahan Media Audio Media audio merupakan media untuk menyampaikan pesan dari pengirim ke penerima pesan melalui indera pendengaran dan memiliki kelebihan serta kekurangan. Kelebihan media audio menurut Sharon E. Smaldino, Deborah L. Lowther, James D. Russel 2011 376, antara lain a. Tidak mahal. Ketika audio disimpan dalam cakram atau kaset, tidak diperlukan biaya tambahan lain karena perangkat simpan bisa dihapus dan digunakan kembali. b. Bisa direproduksi. Kaset audio dan berkas digital dapat digandakan dengan piranti lunak dan perlengkapan yang sesuai. c. Merangsang untuk membaca dan mendengarkan karena pesannya disajikan secara lisan sehingga menimbulkan daya imajinasi. d. Bisa diulang sesuai kebutuhan dalam memahami isi. Para pengguna bisa memutar ulang bagian dari material audio sesering yang dibutuhkan. e. Portable dimana dapat digunakan dilapangan dengan daya baterai. f. Tahan kerusakan. File MP3 atau yang terdapat dalam flash bisa disimpan diharddisk, computer, atau pemutar MP3. Selain kelebihan media audio di atas, Azhar Arsyad 2003 45 menuturkan bahwa media audio mempunyai kelebihan-kelebihan lainnya, yaitu media audio merupakan peralatan yang sangat murah dan lumrah sehingga mudah dijangkau oleh masyarakat. Rekaman dapat digandakan untuk keperluan perorangan sehingga isi pesan dapat berada ditempat secara bersamaan. Dalam pengoperasiannya relatif sangat mudah. 16 Dari kedua pendapat di atas, dapat disimpulkan bahasa media audio tidak mahal atau dikatakan murah dalam penyimpanan dalam kaset karena bisa dihapus dan digunakan kembali, bisa diproduksi kembali atau digandakan dengan piranti lunak apabila seseorang membutuhkannya, kemudian dalam mengoperasikannya terbilang mudah, media audio dapat diulang sesuai dengan kebutuhan. Begitu pula media audio yang akan digunakan untuk mengetahui pengaruhnya, termasuk media audio yang tidak mahal, karena dapat dengan mudah di download dari website Radio Edukasi milik BPMRP Yogyakarta. Dalam pengoperasiannya pun mudah, dengan menggunakan laptop ditambah speaker bila diperlukan atau handphone, media audio tersebut sudah dapat digunakan. Kemudian Nana Sudjana Ahmad Rivai 2005 31 menjelaskan kekurangan yang dimiliki media audio antara lain a. Memerlukan suatu pemusatan pengertian pada suatu pengalaman yang tetap dan tertentu, sehingga pengertiannya harus didapat dengan cara belajar yang khusus. b. Media audio yang menampilkan simbol digit dan analog dalam bentuk auditif adalah abstrak, sehingga pada hal-hal tertentu memerlukan bantuan pengalaman visual. c. Karena abstrak, tingkat pengertiannya hanya bisa dikontrol melalui tingkatan penguasaan perbendaharaan kata-kata atau bahasa, serta susunan kalimat. d. Media ini hanya akan mampu melayani secara baik bagi mereka yang sudah mempunyai kemampuan dalam berpikir abstrak. e. Penampilan melalui ungkapan perasaan atau symbol analog lainnya dalam bentuk suara harus disertai dengan perbendaharaan pengalaman analog tersebut pada si penerima. Bila tidak bisa terjadi ketidakjelasan bahkan kesalahpahaman. 17 Kekurangan media audio menurut Sharon E. Smaldino, Deborah L. Lowther, James D. Russel 2011 376, antara lain a. Perhatian hak cipta. CD yang diproduksi komersial bisa dengan mudah diperbanyak, yang mungkin mengakibatkan pelanggaran hak cipta. b. Tidak memantau perhatian. Beberapa peserta didik kesulitan belajar mandiri, sehingga ketika mereka menyimak audio rekaman perhatian mereka mungkin cenderung kemana-mana. c. Kesulitan dalam pemantauan kecepatan. Menentukan kecepatan yang tepat untuk menyajikan informasi bisa menjadi sulit jika peserta didik memiliki tingkat perhatian dan latar belakang yang beragam. d. Kebutuhan perlengkapan digital dan peranti lunak. Audio digital membutuhkan peranti lunak dan perlengkapan yang dirancang untuk memutar atau merekam format digital spesifik. e. Urutan yang kaku. Pemutar kaset menetapkan urutan sebuah presentasi, meskipun dimungkinkan untuk dimundurkan dalam pemutar kaset audio tersebut untuk mendengarkan lagi segmen rekaman tersebut atau memajukan pemutar kaset audio untuk bagian yang akan datang. f. Kesulitan dalam menempatkan segmen. Terkadang susah untuk menempatkan segmen spesifik pada sebuah pemutar kaset audio. g. Berpotensi terjadi penghapusan tidak disengaja. Kaset audio bisa dihapus dengan mudah, yang bisa menjadikan suatu masalah. Hanya karena rekaman kaset audio ini bisa dengan mudah dan cepat dihapus ketika tidak lagi dibutuhkan, namun bisa tanpa sengaja dihapus ketika seharusnya disimpan. Dari kedua pendapat di atas, ada beberapa kelemahan dari media audio yaitu memerlukan suatu pemusatan perhatian dan pesan yang disampaikan masih abstrak. Dalam mendengarkan media audio diperlukan belajar mandiri karena membutuhkan pemahaman dan bagi anak yang kesulitan belajar mandiri, saat mendengarkan media audio perhatian mereka mungkin cenderung kemana-mana. Selain itu, harus diberikan contoh dengan menggunakan benda konkret seperti tanaman kencur, lengkuas ataupun jahe, boneka. 18 5. Langkah Pembelajaran Menggunakan Media Audio
kelebihan dan kekurangan media audio